RANGKUMAN MATERI BAB XI
Jumat, 18 September 2020
PAI kls X K-13 RANGKUMAN MATERI BAB XI MENJAGA MARTABAT MANUSIA DENGAN MENJAUHI PERGAULAN BEBAS DAN ZINA
Kamis, 17 September 2020
PAI kls X K 13 RANGKUMAN BAB VI MENITI HIDUP DENGAN KEMULIAAN
RANGKUMAN BAB VI
MENITI HIDUP DENGAN KEMULIAAN
1.
Pengendalian Diri ( Mujahadah an-Nafs)
Pengendalian diri atau control diri
adalah menahan diri dari segala prilaku yang dapat merugikan diri sendiri dan
juga orang lain, seperti perkelahian, membuang sampah sembarangan, merusak
fasilitas sekolah, bermaksiat kepada Allah dll.
Puasa adalah salah satu sarana untuk
mengendalikan diri, karena puasa dapat menahan nafsu berdasarkan hadits
Rosulullah SAW. “ wahai golongan pemuda !
barangsiapa dari antaramu mampu menikah, hendaklah dia nikah, yang demikian itu
amat menundukkan pandangan dan amat memelihara kehormatan, tetapi barang siapa
tidak mampu, maka hendaklah dia berpuasa, karena (puasa) itu menahan nafsu baginya.”
(H.R Bukhori)
2.
Prasangka Baik ( Husnuzzan)
Prasangka
baik atau husnuzzan berasal dari bahasa arab, yaitu husnu yang artinya baik dan
zan yang artinya prasangka. Lawan dari sifat ini adalah su’uzza (prasangka
buruk). Dalam ilmu akhlak , husnuzzan
dikelompokkan kedalam tiga bagian, yaitu hunuzzan
kepada Allah SWT, husnuzzan kepada diri sendiri, dan husnuzzan kepada orang lain.
3.
Persaudaraan (Ukhuwah)
Persaudaraan
dalam Islam tidak hanya persaudaraan sesama mukmin saja, tetapi juga
persaudaraan terhadap saudara yang memeluk agama lain, yakni persaudaraan dalam
kemanusiaan. Seperti yang dicontohkan Rosulullah SAW yaitu mempersaudarakan
antara kaum muhajirin dan anshar, serta menjalin hubungan persaudaraan dengan
suku-suku lain yang tidak seiman dan melakukan kerja sama dengan mereka.
4. Ayat tentang Prasangka
Artinya “wahai
orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian
prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan
janganlah ada di antara kamu menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di
antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati ? tentu kamu
merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha penerima
taubat, Maha Penyayang “ (QS. Al-Hujurat : 12)
5. Ayat
tentang persaudaraan
Artinya
“ sesungguhnya orang-orang mukmin itu
bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu (yang berselisih) dan
bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat” (QS. Al-HUjurat:10)
Kandungan
ayat:
1. Bahwa
sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara
2. Jika
terdapat perselisihan antarsaudara, kita diperintahklan Allah untuk melerai dan
mendamaikannya.

