Kamis, 17 September 2020

PAI kls X K 13 RANGKUMAN BAB VI MENITI HIDUP DENGAN KEMULIAAN


RANGKUMAN BAB VI

MENITI HIDUP DENGAN KEMULIAAN


1.      Pengendalian Diri ( Mujahadah an-Nafs)

Pengendalian diri atau control diri adalah menahan diri dari segala prilaku yang dapat merugikan diri sendiri dan juga orang lain, seperti perkelahian, membuang sampah sembarangan, merusak fasilitas sekolah, bermaksiat kepada Allah dll.

Puasa adalah salah satu sarana untuk mengendalikan diri, karena puasa dapat menahan nafsu berdasarkan hadits Rosulullah SAW. “ wahai golongan pemuda ! barangsiapa dari antaramu mampu menikah, hendaklah dia nikah, yang demikian itu amat menundukkan pandangan dan amat memelihara kehormatan, tetapi barang siapa tidak mampu, maka hendaklah dia berpuasa, karena (puasa) itu menahan nafsu baginya.” (H.R Bukhori)

 

2.      Prasangka Baik ( Husnuzzan)

Prasangka baik atau husnuzzan berasal dari bahasa arab, yaitu husnu yang artinya baik dan zan yang artinya prasangka. Lawan dari sifat ini adalah su’uzza (prasangka buruk). Dalam ilmu akhlak , husnuzzan dikelompokkan kedalam tiga bagian, yaitu hunuzzan kepada Allah SWT, husnuzzan kepada diri sendiri, dan husnuzzan kepada orang lain.

 

3.      Persaudaraan (Ukhuwah)

Persaudaraan dalam Islam tidak hanya persaudaraan sesama mukmin saja, tetapi juga persaudaraan terhadap saudara yang memeluk agama lain, yakni persaudaraan dalam kemanusiaan. Seperti yang dicontohkan Rosulullah SAW yaitu mempersaudarakan antara kaum muhajirin dan anshar, serta menjalin hubungan persaudaraan dengan suku-suku lain yang tidak seiman dan melakukan kerja sama dengan mereka.

 

4.      Ayat tentang Prasangka



Artinya “wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati ? tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha penerima taubat, Maha Penyayang “ (QS. Al-Hujurat : 12)

 

5.      Ayat tentang persaudaraan

 


Artinya “ sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu (yang berselisih) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat” (QS. Al-HUjurat:10)

 

Kandungan ayat:

1.      Bahwa sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara

2.      Jika terdapat perselisihan antarsaudara, kita diperintahklan Allah untuk melerai dan mendamaikannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar